SISTEM INFORMASI PENENTUAN NILAI PASOK DALAM PEMASARAN PUPUK MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC

PT. Gresik Cipta Sejahtera adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang distribusi pupuk,. memerlukan sistem yang dapat memberikan informasi berapa nilai pasok pupuk yang harus dipasarkan pada tiap daerah kabupaten di Jawa Timur, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permasalahannya adalah bagaimana merancang dan membuat aplikasi program yang dapat menghasikan informasi mengenai kondisi pemasaran pupuk yang dibutuhkan tiap daerahnya berdasarkan luas lahan dan jenis tanaman dan penjualan yang ada didaerah kabupaten tersebut. Dari permasalahan tersebut dipilih metode FuzzyLogic yang dapat membantu untuk menganalisa berapa nilai pasok pupuk tiap daerah kabupaten di Jawa Timur. Dengan menggunakan metode fuzzy logic, akan dihitung nilai pasok yang dihasilkan dari variabel kebutuhan pupuk tiap lahan peranian atau perkebuanan dengan jumlah penjualan yang telah ada sebelumnya. Dan nantinya didapatkan nilai pasokan pupuk yang dijadikan acuan untuk prediksi pemasaran pupuk.

OPTIMASI PEMILIHAN PERANGKAT LUNAK ERP PADA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN MULTI-CRITERIA DECISION MAKING FUZZY-AHP DAN TOPSIS

Proses penggunaan perangkat lunak ERP pada sebuah
perusahaan terdiri dari tiga bagian yakni proses pemilihan
proses implementasi dan proses evaluasi. Proses pemilihan
perangkat lunak merupakan faktor yang sangat penting untuk
menunjang keberhasilan pada proses selanjutnya. Untuk memilih
perangkat lunak ERP diperlukan sebuah teknik Multi Criteria
Decision Making MCDM. Pada tugas akhir ini metode yang
digunakan yakni Fuzzy-AHP dan TOPSIS.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik kriteria yang
digunakan pada MCDM berdasar ISOIEC 25022 Software
Measurement of Quality in Use. Kriteria ini menunjukkan kualitas
sebuah sistem ketika digunakan. Teknik business process matching
dengan Beehivez digunakan sebagai salah satu pengukuran
kriteria.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode tersebut berhasil
diimplementasikan pada sistem.

OPTIMASI PEMILIHAN PERANGKAT LUNAK ERP PADA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN MULTI-CRITERIA DECISION MAKING FUZZY-AHP DAN TOPSIS

Proses penggunaan perangkat lunak ERP pada sebuah
perusahaan terdiri dari tiga bagian yakni proses pemilihan
proses implementasi dan proses evaluasi. Proses pemilihan
perangkat lunak merupakan faktor yang sangat penting untuk
menunjang keberhasilan pada proses selanjutnya. Untuk memilih
perangkat lunak ERP diperlukan sebuah teknik Multi Criteria
Decision Making MCDM. Pada tugas akhir ini metode yang
digunakan yakni Fuzzy-AHP dan TOPSIS.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik kriteria yang
digunakan pada MCDM berdasar ISOIEC 25022 Software
Measurement of Quality in Use. Kriteria ini menunjukkan kualitas
sebuah sistem ketika digunakan. Teknik business process matching
dengan Beehivez digunakan sebagai salah satu pengukuran
kriteria.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode tersebut berhasil
diimplementasikan pada sistem.

OPTIMASI PEMILIHAN PERANGKAT LUNAK ERP PADA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN MULTI-CRITERIA DECISION MAKING FUZZY-AHP DAN TOPSIS

Proses penggunaan perangkat lunak ERP pada sebuah
perusahaan terdiri dari tiga bagian yakni proses pemilihan
proses implementasi dan proses evaluasi. Proses pemilihan
perangkat lunak merupakan faktor yang sangat penting untuk
menunjang keberhasilan pada proses selanjutnya. Untuk memilih
perangkat lunak ERP diperlukan sebuah teknik Multi Criteria
Decision Making MCDM. Pada tugas akhir ini metode yang
digunakan yakni Fuzzy-AHP dan TOPSIS.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik kriteria yang
digunakan pada MCDM berdasar ISOIEC 25022 Software
Measurement of Quality in Use. Kriteria ini menunjukkan kualitas
sebuah sistem ketika digunakan. Teknik business process matching
dengan Beehivez digunakan sebagai salah satu pengukuran
kriteria.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode tersebut berhasil
diimplementasikan pada sistem.

SEGMENTASI CITRA IKAN TUNA DENGAN MAHALANOBIS HISTOGRAM THRESHOLDING DAN MAHALANOBIS FUZZY C-MEANS

segmentasi. Secara visual citra ikan tuna memiliki varian warna yang tinggi mulai
dari bagian biru gelap hingga biru terang atau putih. Jika citra ikan tuna dipetakan
ke dalam ruang fitur maka piksel yang menyusun area tubuh ikan tuna akan
membentuk kelompok piksel hyperellipsoid. Algoritma segmentasi Fuzzy C-Means
berbasis jarak Mahalanobis dapat digunakan untuk mensegmentasi citra yang
memiliki karakteristik tersebut. Namun inisialisasi derajat keanggotaan dan
centroid klaster secara random mengakibatkan proses pengklasteran piksel menjadi
tidak efisien dalam hal iterasi dan waktu komputasi.
Penelitian ini mengusulkan metode baru untuk segmentasi citra ikan tuna
dengan Mahalanobis Histogram Thresholding M-HT dan Mahalanobis Fuzzy CMeans
MFCM. Metode yang diusulkan terdiri atas tiga tahapan utama yaitu
Inisialisasi centroid untuk mendapatkan centroid awal tiap klaster pengklasteran
piksel untuk mengelompokkan piksel background dan objek dan peningkatan
akurasi untuk meningkatkan akurasi hasil pengklasteran piksel.
Berdasarkan hasil uji coba diperoleh rata-rata jumlah iterasi sebanyak 66
iterasi dengan waktu segmentasi rata-rata 16203 detik. Rata-rata Akurasi sebesar
9854 dengan tingkat Missclassification Error sebesar 146. Berdasarkan hasil
yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa metode yang diusulkan dapat
meningkatkan efisiensi dalam hal jumlah iterasi dan waktu segmentasi. Selain itu
metode yang diusulkan dapat memberikan hasil segmentasi yang lebih akurat
dibandingkan dengan metode konvensional.

OPTIMASI PEMILIHAN PERANGKAT LUNAK ERP PADA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN MULTI-CRITERIA DECISION MAKING FUZZY-AHP DAN TOPSIS

Proses penggunaan perangkat lunak ERP pada sebuah
perusahaan terdiri dari tiga bagian yakni proses pemilihan
proses implementasi dan proses evaluasi. Proses pemilihan
perangkat lunak merupakan faktor yang sangat penting untuk
menunjang keberhasilan pada proses selanjutnya. Untuk memilih
perangkat lunak ERP diperlukan sebuah teknik Multi Criteria
Decision Making MCDM. Pada tugas akhir ini metode yang
digunakan yakni Fuzzy-AHP dan TOPSIS.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik kriteria yang
digunakan pada MCDM berdasar ISOIEC 25022 Software
Measurement of Quality in Use. Kriteria ini menunjukkan kualitas
sebuah sistem ketika digunakan. Teknik business process matching
dengan Beehivez digunakan sebagai salah satu pengukuran
kriteria.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode tersebut berhasil
diimplementasikan pada sistem.

ERP SOFTWARE SELECTION OPTIMIZATION USING MULTI CRITERIA DECISION MAKING FUZZY-AHP AND TOPSIS

Proses penggunaan perangkat lunak ERP pada sebuah
perusahaan terdiri dari tiga bagian yakni proses pemilihan
proses implementasi dan proses evaluasi. Proses pemilihan
perangkat lunak merupakan faktor yang sangat penting untuk
menunjang keberhasilan pada proses selanjutnya. Untuk memilih
perangkat lunak ERP diperlukan sebuah teknik Multi Criteria
Decision Making MCDM. Pada tugas akhir ini metode yang
digunakan yakni Fuzzy-AHP dan TOPSIS.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik kriteria yang
digunakan pada MCDM berdasar ISOIEC 25022 Software
Measurement of Quality in Use. Kriteria ini menunjukkan kualitas
sebuah sistem ketika digunakan. Teknik business process matching
dengan Beehivez digunakan sebagai salah satu pengukuran
kriteria.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode tersebut berhasil
diimplementasikan pada sistem.

SEGMENTASI CITRA IKAN TUNA DENGAN MAHALANOBIS HISTOGRAM THRESHOLDING DAN MAHALANOBIS FUZZY C-MEANS

segmentasi. Secara visual citra ikan tuna memiliki varian warna yang tinggi mulai
dari bagian biru gelap hingga biru terang atau putih. Jika citra ikan tuna dipetakan
ke dalam ruang fitur maka piksel yang menyusun area tubuh ikan tuna akan
membentuk kelompok piksel hyperellipsoid. Algoritma segmentasi Fuzzy C-Means
berbasis jarak Mahalanobis dapat digunakan untuk mensegmentasi citra yang
memiliki karakteristik tersebut. Namun inisialisasi derajat keanggotaan dan
centroid klaster secara random mengakibatkan proses pengklasteran piksel menjadi
tidak efisien dalam hal iterasi dan waktu komputasi.
Penelitian ini mengusulkan metode baru untuk segmentasi citra ikan tuna
dengan Mahalanobis Histogram Thresholding M-HT dan Mahalanobis Fuzzy CMeans
MFCM. Metode yang diusulkan terdiri atas tiga tahapan utama yaitu
Inisialisasi centroid untuk mendapatkan centroid awal tiap klaster pengklasteran
piksel untuk mengelompokkan piksel background dan objek dan peningkatan
akurasi untuk meningkatkan akurasi hasil pengklasteran piksel.
Berdasarkan hasil uji coba diperoleh rata-rata jumlah iterasi sebanyak 66
iterasi dengan waktu segmentasi rata-rata 16203 detik. Rata-rata Akurasi sebesar
9854 dengan tingkat Missclassification Error sebesar 146. Berdasarkan hasil
yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa metode yang diusulkan dapat
meningkatkan efisiensi dalam hal jumlah iterasi dan waktu segmentasi. Selain itu
metode yang diusulkan dapat memberikan hasil segmentasi yang lebih akurat
dibandingkan dengan metode konvensional.

ERP SOFTWARE SELECTION OPTIMIZATION USING MULTI CRITERIA DECISION MAKING FUZZY-AHP AND TOPSIS

Proses penggunaan perangkat lunak ERP pada sebuah
perusahaan terdiri dari tiga bagian yakni proses pemilihan
proses implementasi dan proses evaluasi. Proses pemilihan
perangkat lunak merupakan faktor yang sangat penting untuk
menunjang keberhasilan pada proses selanjutnya. Untuk memilih
perangkat lunak ERP diperlukan sebuah teknik Multi Criteria
Decision Making MCDM. Pada tugas akhir ini metode yang
digunakan yakni Fuzzy-AHP dan TOPSIS.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik kriteria yang
digunakan pada MCDM berdasar ISOIEC 25022 Software
Measurement of Quality in Use. Kriteria ini menunjukkan kualitas
sebuah sistem ketika digunakan. Teknik business process matching
dengan Beehivez digunakan sebagai salah satu pengukuran
kriteria.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode tersebut berhasil
diimplementasikan pada sistem.

PENERAPAN APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA KERUSAKAN MOBIL PADA PERSONAL DIGITAL ASSISTANT(PDA) YANG BERBASIS WINDOWS CE

Kita sering melihat orang mengeluh, atau kita sendiri pernah mengalami kebingungan jika mobil yang kita kendarai tiba-tiba mogok ditengah jalan. Hal ini disebabkan karena pengendara kurang paham bahkan tidak tahu bagaimana cara melakukan tidakan perbaikan. Berdasarkan permasalahan seperti diatas, maka dibutuhkan suatu cara atau sistem yang dapat mendiagnosa kerusakan yang terjadi pada mobil tersebut. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan teknologi “Artificial Intelligence (AI)” atau kecerdasan buatan. Salah satu sub bidang kecerdasan buatan adalah “Expert System” atau sistem pakar. Sistem pakar mampu meniru kerja seorang pakar dalam berbagai bidang, seperti pendiagnosaan kerusakan mobil. Sebagai piranti yang memungkinkan untuk mobile dan dengan penerapan sistem pakar, penggunaan Personal Digital Assistant (PDA) akan banyak membantu. Terutama saat gangguan terjadi pada daerah yang jauh dari bengkel. Sistem pakar akan memberikan diagnosa mengenai kerusakan apa yang terjadi pada mobil tersebut. Sehingga pengguna dapat melakukan perbaikan atau tidakan lain yang diperlukan. Dengan memanfaatkan teknologi sistem pakar dan teknologi PDA tersebut, dapat dihasilkan suatu sistem untuk mendiagnosa kerusakan mobil. Dengan harapan PDA tersebut dapat digunakan sebagai sarana atau sebagai “Asistant Pribadi” untuk seseorang yang ingin mendapatkan informasi dan membantu untuk mendapatkan hasil yang optimal yang dibutuhkan dengan cepat sesuai dengan kondisi saat itu.