PENERAPAN METODE PROMETHEE DALAM MENENTUKAN PRIORITAS PINJAMAN KREDIT PEMILIKAN RUMAH(KPRIB) KEPADA NASABAH DEBITUR(STUDI KASUS: BANK BRI SYARIAH CABANG SIDOARJO)

BRISyariah merupakan anak perusahaan dari Bank Rakyat Indonesia yang akan melayani kebutuhan perbankan masyarakat Indonesia dengan menggunakan prinsip-prinsip syariah. BRISyariah memiliki komitmen untuk kemajuan usaha dan kepuasan nasabahnya yang sebagian besar nasabah merupakan golongan ekonomi kecil dan menengah. Seiring dengan berkembangnya kebutuhan nasabah, sering kali para nasabah memerlukan dukungan finansial terutama untuk membeli kebutuhan primer manusia yang berupa papan atau perumahan. Peningkatan jumlah nasabah debitur jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah terutama kredit macet (kredit yang tidak dibayar oleh debitur). Adanya kredit macet akan menyebabkan berkurangnya jumlah dana kredit yang dapat disalurkan pada debitur berikutnya. Untuk itu sebagai penyedia jasa, BRISyariah harus dapat mengatur kas pinjaman kreditnya sendiri agar dapat meminimalisasi resiko – resiko yang ada. Pemilihan debitur yang kurang tepat dapat menghambat kelancaran proses dana yang berputar dan akan mengakibatkan terjadinya kredit macet pada BRISyariah. Hal ini dapat mengganggu proses kelancaran dana yang akan dikucurkan kepada debitur lainnya. Sekarang ini BRISyariah membutuhkan adanya suatu sistem yang mampu untuk memberikan alternatif pilihan debitur terbaik dari daftar calon debitur di BRISyariah, hal ini dikarenakan BRISyariah masih melakukan pemilihan debitur dengan proses manual dan dalam pemilihan debitur terdapat pertimbangan kriteria yang tidak hanya satu melainkan multikriteria. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode promethee dalam sistem penentuan prioritas pemberian pinjaman kredit debitur di BRISyariah sangat bermanfaat karena dapat menghasilkan alternatif pilihan debitur terbaik. Berdasarkan perhitungan rangking dan pembobotan pemilihan debitur yang terbaik sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh bagian Financing Review Support Group (FRSG) dalam perusahaan BRISyariah.

PERANCANGAN SISTEM DATABASE DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PENYUSUNAN ANGGARAN PENJUALAN GUNA MENDUKUNG PERENCANAAN PRODUKSI PADA PT. GAWEREJO LTD DI KOTA

Setiap perusahaan pada umumnya didirikan untuk mencapai tujuan tertentu sesuai dengan rencana yang telah di buat. Tujuan yang diinginkan oleh beberapa perusahaan dapat dikatakan sama, hanya prioritasnya saja yang berbeda. Salah satu diantaranya adalah mencapai keuntungan perusahaan yang maksimal. Dengan segala cara akan diusahakan oleh pimpinan perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut, diantaranya dengan menyusun anggaran penjualan. Kegunaan dari anggaran penjualan adalah sebagai alat bantu yang di perlukan manajemen untuk mengendalikan penjualan. Demikian halnya pada perusahaan PT. Gaweredjo LTD. di Kota, dimana agar tingkat penjualan dengan volume hasil prosese produksi tidak terjadi perbedaan yang jauh, sehingga dapat mencapai kentungan yang maksimal, maka perlu disusun anggaran penjualan guna mendukung perencanaan produksi. Anggaran pennjualan ini disusun berdasarkan perhituungan ramalan penjualan secara kuantitatif dengan tingkat harga jual yang di butuhkan. Perhitungan peramalan penjualan ini juga mempunyai arti penting bagi perencanaan produksi. Data data yang diperlukan pada peramalan penjualan ini didapatkan dari realisasi unit penjualan 11 tahun kebelakang yang kemudian data data tersebut di olah dengan bantuan komputer untuk diadakan peramalan penjualan. Metode paramalan penjualan yang digunakan adala metode analisa trend, standart kesalahan peramalan dan metode rata rata sederhana. Berdasarkan dari masalah tersebut, maka penulis membuat suatu perancangan database dalam hubungannya dengan anggaran penjualan guna menentukan perencanaan produksi pada PT. Gaweredjo LTD. di Kota.

IMPLEMENTASI ENAM MODUL MINI GAMES DENGAN MENERAPKAN BUILDER PATTERN UNTUK SISTEM PERMAINAN HEART MEISTER PADA UNITY 2D

Heart Meister merupakan permainan sosial pada perangkat
smartphone. Permainan Heart Meister bergenre Role Play Game RPG
dengan tema fantasi. Permainan ini berfokus pada pertarungan antar pet
yang dimiliki pemain. Setiap pet memiliki atribut sebagai indikator
kekuatannya. Level dari masing-masing atribut bisa dinaikkan dengan
menyelesaikan dungeon yang ada. Akan tetapi terkadang pemain ingin
menaikkan level dari atribut tersebut secepat mungkin untuk menjadikan
pet-nya semakin kuat. Masalah lain yaitu pet yang bukan merupakan pet
utama dari pemain akan susah dinaikkan level atributnya karena jarang
atau tidak pernah dipakai. Dengan demikian dibutuhkan suatu sistem
untuk menaikkan level atribut dari pet secara cepat dan menarik.
Modul mini game ini dibuat dengan tujuan untuk memenuhi
kebutuhan penaikan level atribut dari pet pada permainan Heart Meister.
Masing-masing atribut dari pet dapat dinaikkan dengan jenis mini game
yang berbeda. Hasil penaikan level atribut yang didapat berdasarkan
berhasil atau tidaknya pemain dalam menyelesaikan mini game.
Modul mini games dibangun dengan menerapkan konsep Builder
Pattern. Builder pattern digunakan untuk mengatur pembuatan level
pada mini game. Dengan penerapan builder pattern ini pembuatan level
dari tiap mini game ditangani oleh kelas yang sama. Dengan demikian
penerapan builder pattern ini akan memudahkan jika terjadi
penambahan level dari mini game.

SISTEM INFORMASI KATALOG PADA PERPUSTAKAAN SMA HANGTUAH 2 SIDOARJO

Saat ini perpustakaan SMA Hangtuah 2 Sidoarjo masih mempunyai masalah dengan pencarian koleksinya. Dimana pada komputer katalog terdapat aplikasi untuk pencarian buku yang bisa digunakan siswa untuk mencari buku yang tersedia di perpustakaan, masalah yang ada adalah komputer katalog ini tidak terintegrasi langsung dengan komputer server sehingga data buku yang ada pada komputer server tidak bisa digunakan untuk katalog buku akibatnya petugas perpustakaan bekerja dua kali untuk memasukan data buku yaitu pada komputer server dan komputer katalog cara ini sangat fatal karena data yang ada pada komputer server belum tentu ada pada komputer katalog begitu juga sebaliknya, selain itu pada komputer katalog juga tidak menampilkan data buku yang tersedia atau di pinjam. Oleh karena itu perlu di lakukan perbaikan komputer katalog yaitu dengan membuat aplikasi yang dapat mengakses database di server sehingga petugas perpustakaan tidak perlu bekerja dua kali untuk memasukan data. Sistem Informasi Katalog Pada Perpustakaan SMA Hangtuah 2 Sidoarjo ini menjadi suatu solusi penyelesaikan permasalahan dalam proses pencarian koleksi buku di perpustakaan tersebut.

IMPLEMENTATION OF STRUCTURAL PERFORMANCE EVALUATION OF CURVILINEAR STRUCTURE DETECTION ALGORITHMS

Struktur garis lengkung adalah fitur yang berguna dalam berbagai aplikasi terutama dalam analisis citra medis. Metode evaluasi performa algoritma deteksi struktur garis lengkung
sangat dibutuhkan untuk mengukur akurasi dari hasil deteksi garis lengkung. Dalam Tugas Akhir ini dibangun sistem pengukur performa algoritma deteksi struktur garis lengkung dengan metode evaluasi performa struktural pada kasus segmentasi
pembuluh darah retina. Metode evaluasi performa struktural
adalah metode evaluasi berdasarkan perbandingan struktur dari
hasil deteksi garis lengkung dengan ground truth melalui proses
point matching.
Metode ini terdiri dari lima proses yaitu melakukan
ekstraksi struktur dengan skeletonisasi pemilihan kandidat match
berdasarkan jarak Euclidean dan selisih lebar struktur
penghitungan cost dari kandidat match penghitungan optimal
structural matching dan pengukuran kualitas deteksi yang
menghasilkan dua aspek performa yaitu nilai akurasi dan akurasi
deteksi. Metode ini berhasil mengukur performa algoritma
dengan baik dan menghasilkan informasi karakteristik dari
struktur garis lengkung yang dideteksi.

RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGEMBANGAN JARINGAN USAHA UNTUK DISTRIBUTOR YANG MENGGUNAKAN METODE PEMASARAN NETWORK MARKETING

Tugas akhir ini merancang dan membuat suatu sistem pendukung keputusan untuk para distributor yang menggunakan metode pemasaran network marketing. Sebagaimana konsep network marketting yaitu metode pemasaran yang menerapkan sistem jaringan atau perekrutan orang-orang untuk bergabung untuk bersama-sama mengembangkan bentuk usaha milik sendiri , sistem pendukung keputusan ini bertujuan membantu mengatasi permasalahan pengembangan jaringan usaha dengan melibatkan hal-hal yang berkaitan dengan sumber daya manusia. Pembuatan sistem pendukung keputusan ini dilatarbelakangai kebutuhan akan bantuan dalam pengambilan keputusan yang tepat dalam mengelola sumber daya manusia yang tergabung dalam jaringan seorang distributor. Agar tujuan dan harapan dari sistem pendukung keputusan ini tercapai maka dalam pembuatannya menerapkan model Analytical Hierarchy Process yang mempunyai kelebihan antara lain mempunyai struktur hirarki sebagai konsekuensi dari kriteria dan alternatif yang dipilih oleh para pengambil keputusan. Dengan model ahp ini kedalam sistem pendukung keputusan yang dimaksud, dalam pengembangannya digunakan dss tools ( perangkat dss) yaitu turbo pascal 7.0.

PEMODELAN SISTEM LOGISTIK PADA PROYEK PRP WILAYAH TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE UNIFIED MODELING LANGUAGE

Salah satu keistimewaan dari bahasa pemodelan sekarang ini adalah mampu mengintegrasikan lingkungan yang ada dalam bahasa pemodelan dengan lingkungan bahasa pemrograman, dengan cara melakukan round- trip engineering. Round-trip engineering merupakan proses yang memungkinkan untuk men-generate kode dari model yang telah dibuat, menampilkan arsitektur software dari suatu project, mengupdate kode dengan perubahan model sekaligus melakukan reverse engineering yaitu mengupdate model yang ada terhadap perubahan kode. Untuk melakukan itu semua, muncullah suatu bahasa pemodelan yang bernama UML (Unified Modeling Language). UML merupakan bahasa pemodelan yang kaya dengan semantik dan notasi yang dihasilkan dari penggabungan metode Booch, OMT, OOSE dengan membuang elemen-elemen yang tidak praktis, ditambah elemen-elemen dari metode lain yang lebih efektif dan elemen-elemen baru yang belum ada pada metode terdahulu. Studi kasus yang disertakan di dalam Tugas Akhir ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai penerapan UML kedalam sistem kelogistikan, generate kode sekaligus implementasi dari sistem tersebut. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem informasi kelogistikan yang nantinya akan digunakan untuk mendukung dalam meningkatkan pengalokasian tenaga manusia, peralatan, dana dan sumber-sumber lain.

RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PEMENANG TENDER PROYEK LISTRIK PADA PT. PLN PERSERO

Perusahaan yang mengadakan tender tersebut salah satunya adalah PT PLN PERSERO. Aturan tender yang ada di perusahaan tersebut mengikuti Keppres no 80 tahun 2003. Perusahaan tersebut menawarkan tendernya ke perusahaan-perusahaan dengan cara memberikan pengumuman yang disebarkan melalui media massa dan papan pengumuman serta membuka pendaftaran. Setelah mendaftar perusahaan tersebut akan diseleksi dan akan dilakukan penilaian pada perusahaan-perusahaan yang mendaftar tersebut. Setelah dinilai maka perusahaan yang memenuhi syarat dan nilainya dinyatakan lulus akan diundang untuk mengikuti proses seleksi tender berikutnya. Dan perusahaan tersebut akan memulai penawaran yang harganya dibuka oleh PT PLN PERSERO, dan akan dipilih tiga pemenang tender berdasarkan kualifikasi yang ditetapkan oleh PT PLN. Proses ini disamping rentan terhadap kesalahan, juga memerlukan ketelitian dan keuletan yang sangat tinggi dalam menentukan pemenang tender. Karena itulah diperlukan sebuah sistem yang dapat membantu panitia tender untuk mengambil keputusan secara tepat, akurat, efektif dan efisien demi kelangsungan pembangunan di daerah tersebut. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, maka perlu adanya metode penyelesaian dalam ketepatan pengambilan keputusan pemenang tender. Salah satunya adalah PROMETHEE, metode ini lebih menekankan pada pola kesederhanaan perhitungan outranking kriteria inputan. Kejelasan dan penentuan tipe-tipe preferensi dengan berdasarkan beberapa contoh kasus yang ada, serta kestabilan dalam menentukan prioritas didalam promethee, pembuat keputusan bebas menentukan skalanya sendiri. Pilihan dan hipotesa dari analisa dan bukan pada metode turunan. Maka di gunakan metode PROMETHEE untuk membantu mencari pemenang tender dengan meranking kontraktor-kontraktor atau perusahaan yang telah lolos prakualifikasi. Untuk menentukan tiga pemenang tender berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh PT. PLN PERSERO untuk proyek listrik. Dengan memanfaatkan teknologi, akan dibuat sebuah sistem pendukung keputusan pemilihan pemenang tender proyek listrik. Dengan sistem ini diharapkan semua peserta tender dapat langsung di nilai dan didapatkan pemenang. Sistem ini diharapkan pula dapat membantu panitia lelang dalam proses pemilihan pemenang tender. Berdasarkan hasil uji coba, dapat diketahui aplikasi ini dapat digunakan untuk melakukan penyeleksian peserta tender dan memberikan laporan hasil evaluasi sesuai dengan benar. Sistem Pendukung Keputusan ini hanya dapat digunakan oleh PT PLN saja sesuai dengan KepPres 2003.

RANCANG BANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PROGRAM PENGENDALIAN INVENTORI DENGAN MENGGUNAKAN SIMULASI

PT.ATRISCO ialah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang produksi atap. Perusahaan ini berada di kota Sidoarjo dan memulai bisnisnya sekitar tahun 1980. Dalam melakukan produksi, perusahaan ini membutuhkan bahan baku yang didapatkan dari perusahaan lain. Oleh karena itu perusahaan ini bekerja sama dengan banyak perusahaan untuk mendapatkan bahan baku tersebut. Meningkatnya biaya-biaya yang harus dikeluarkan disetiap bulannya karena sistem inventori yang kurang bagus maka penulis memberikan solusi terhadap pengendalian inventori. Penulis memberikan solusi dengan membantu dalam merancang program pengendalian inventori dengan menggunakan simulasi, khususnya Multiple Order Model. Program ini bertujuan meminimalkan total biaya keseluruhan dengan memperhitungkan Inventori Level awal yang harus diambil. Hasil akhirnya dari program pengendalian inventori ini, dapat membantu pihak manejemen PT.ATRISCO dalam memutuskan berapa Inventori Level awal yang harus dipesan pada tiap waktu tertentu.