PENGATURAN HAK AKSES USER PADA JARINGAN LOKAL MENGGUNAKAN ACTIVE DIRECTORY WINDOWS SERVER 2008 : STUDI KASUS PT. PRAISINDO TEKNOLOGI

PT. Praisindo Teknologi hanya menggunakan sistem jaringan sederhana yang hanya mengkoneksikan seluruh PC dengan sebuah server sehingga semua PC dapat terhubungkan, tanpa ada sistem yang mengatur hak akses si pengguna PC tersebut. Di PT. Praisindo Teknologi beberapa kali ditemukan tindak tidak disiplin pegawainya yang dapat mengganggu kinerja user. Untuk membatasi hak akses karyawan diperlukan sebuah sistem jaringan yang memakai policy untuk membatasi hak akses karyawan agar peluang ketidakdisiplinan tersebut dapat dikurangi. Masalah ini dapat diatasi dengan menerapkan active directory dimana Active directory (AD) mempunyai fungsi diantaranya untuk mengatur otentifikasi dan hak akses kedalam suatu resource didalam jaringan. Redirection Folder Policy mengalihkan secara otomatis media penyimpanan data yang berada di PC menuju folder yang sudah ditetapkan di server. Logon Hours menjadwalkan user kapan saja diperbolehkan join ke dalam domain. Prevent USB policy membatasi agar hanya beberapa user yang bisa mengakses all removable device. Software Restriction Policy memblok aplikasi yang tidak diperbolehkan. Dengan diterapkannya sistem ini resource yang berada didalam jaringan menjadi lebih teratur sehingga permasalahan yang berkaitan dengan ketidakdisiplinan bisa diminimalisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *