PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN DATA IKLIM DENAGN PEMODELAN OBJECT RELATIONAL BERBASIS WEB(STUDI KASUS : BALAI BESAR METEROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA WILAYAH II)

BBMKG Wilayah II sebagai salah satu balai yang bertugas membawahi stasiun-stasiun pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika 3 (tiga) pulau di Indonesia yaitu, pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan memiliki aset berupa data hasil pengamatan stasiun yang jumlahnya kurang lebih terdapat puluhan ribu data. Karena data yang ada berupa data persatuan jam. Pengelolaan database IKLIM di BBMKG Wilayah II sudah terkomputerisasi dalam hal peng-inputan data hasil pengamatan stasiun, data iklim, dan pembuatan laporan kegiatan. Namun aplikasi tersebut masih memiliki kekurangan diantaranya masing-masing aplikasi ini belum terintegrasi satu sama lainnya. Oleh karena itu penulis mengusulkan pengembangan Sistem Manajemen Data Iklim berbasis Web yang dapat mengatasi masalah-masalah yang ditemukan pada sistem sebelumnya. Pengembangan yang dilakukan pada Sistem Manajemen Data Iklim ini adalah mengintegrasikan antara data hasil pengamatan stasiun, data Iklim yang meliputi data angin, suhu, kelembapan, tekanan udara, lama penyinaran, dan curah hujan, serta kemudahan dan keakuratan dalam mendapatkan informasi, tersedianya laporan yang lengkap, dan aplikasi yang dapat diakses dalam waktu yang bersamaan. Dalam pengembangan sistem ini, penulis menggunakan metodologi Waterfall (Sequence Linear) sebagai alur dari pengembangan sistem. Dan Unified Modelling Language (UML) sebagai tools dalam analisis maupun perancangannya. Sistem Manajemen Data Iklim ini telah diuji menggunkan metode pengujian perangkat lunak dengan pendekatan black box testing dan menghasilkan hasil yang sesuai. Harapannya, penelitian ini dapat membantu BBMKG Wilayah II khususnya Sub Bidang Manajemen Data dalam pengelolaan data hasil pengamatan stasiun yang lebih baik sehingga data iklim dan laporanpun bisa lebih dioptimalkan dan aktivitas pegawai dalam mengelola data hasil pengamatan stasiun ini bisa lebih efektif dan efesien dalam menghasilkan informasi yang akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *