SISTEM BERBASIS ATURAN UNTUK PENENTUAN HUKUMAN TINDAK PIDANA(STUDI KASUS: PENGADILAN NEGERI KOTA)

Dalam ilmu komputer, banyak ahli berkonsentrasi pada pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelelligence (AI). AI adalah studi khusus dimana tujuannya untuk membuat komputer berpikir dan bertindak seperti manusia. Contoh bidang lain dalam pengembangan kecerdasan buatan adalah Sistem berbasis aturan, dengan pengertian suatu perangkat lunak yang menyajikan keahlian pakar dalam bentuk aturan-aturan pada suatu domain tertentu untuk menyelesaikan suatu permasalahan-permasalahan pada suatu domain (bidang ilmu) tertentu. Salah satunya dalam bidang ilmu hukum. Seorang hakim dapat melakukan kesalahan dalam penentuan keputusan, hal ini dikarenakan kurang keakuratan fakta-fakta yang diambil atau hakim salah dalam melakukan analisa. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan dibuatnya aplikasi menggunakan pengetahuan komputer dibidang kecerdasan buatan. Permasalahan dari sistem yang di buat adalah bagaimana merancang dan membuat program menggunakan sistem berbasis aturan untuk penelusuran pasal dan penentuan hukuman tindak pidana. Dengan adanya proses penelusuran pasal dan penentuan hukuman tindak pidana didalam sistem berbasis aturan diharapkan dapat membantu pakar dalam menyusun rule-rule sesuai dengan kebutuhan serta membantu hakim atau user dalam menganalisa dan memutuskan suatu permasalahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *