PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN MENGGUNAKAN BACKPROPAGATION UNTUK PREDIKSI TINGKAT PENGANGGURAN DI PROPINSI JAWA TIMUR

Pihak yang terkait dengan ketenaga kerjaan di harapkan mampu memprediksi tingkat pengangguran untuk dapat menentukan jumlah lapangan kerja yang harus di sediakan untuk menampung jumlah pengangguran yang ada. Pola data pengangguran periode masa lalu yang di masukkan kedalam sistem dilakukan proses pelatihan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan metode pembelajaran backpropagation. Setelah dilakukan proses pelatihan, sistem akan menghasilkan bobot-bobot yang akan digunakan untuk memprediksi tingkat pengangguran pada periode tahun-tahun selanjutnya. Hasil yang di peroleh sistem dengan skala pengukuran kesalahannya menggunakan Mean Absolute Persentage Error (MAPE) dibandingkan dengan metode Eksponensial Smoothing maka di dapat hasil untuk tahun prediksi 2003 adalah 22.54% untuk metode Eksponential Smoothing dan 7.67% untuk metode Jaringan Syaraf Tiruan dan untuk tahun prediksi 2004 adalah 9.07% untuk metode Eksponential Smoothing dan 8.26% untuk metode Jaringan Syaraf Tiruan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *