PEMODELAN SISTEM LOGISTIK PADA PROYEK PRP WILAYAH TIMUR DENGAN MENGGUNAKAN METODE UNIFIED MODELING LANGUAGE

Salah satu keistimewaan dari bahasa pemodelan sekarang ini adalah mampu mengintegrasikan lingkungan yang ada dalam bahasa pemodelan dengan lingkungan bahasa pemrograman, dengan cara melakukan round- trip engineering. Round-trip engineering merupakan proses yang memungkinkan untuk men-generate kode dari model yang telah dibuat, menampilkan arsitektur software dari suatu project, mengupdate kode dengan perubahan model sekaligus melakukan reverse engineering yaitu mengupdate model yang ada terhadap perubahan kode. Untuk melakukan itu semua, muncullah suatu bahasa pemodelan yang bernama UML (Unified Modeling Language). UML merupakan bahasa pemodelan yang kaya dengan semantik dan notasi yang dihasilkan dari penggabungan metode Booch, OMT, OOSE dengan membuang elemen-elemen yang tidak praktis, ditambah elemen-elemen dari metode lain yang lebih efektif dan elemen-elemen baru yang belum ada pada metode terdahulu. Studi kasus yang disertakan di dalam Tugas Akhir ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai penerapan UML kedalam sistem kelogistikan, generate kode sekaligus implementasi dari sistem tersebut. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem informasi kelogistikan yang nantinya akan digunakan untuk mendukung dalam meningkatkan pengalokasian tenaga manusia, peralatan, dana dan sumber-sumber lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *