PERBAIKAN RUTE BACA METER PLN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA

The Meter Reading Route scheduling was the most concerned problem of The National Electrical Company sub contractor mainly in the meter reading. The Gant Chart model is used to solve that problem, but it’s not enough to solve the resource requirement. By Genetic Algorithm Method used, can make better the resource of the meter reading. Genetic Algorithm is one of many artificial intelligence to make better combination, by adopting the natural evolution, the optimal combination founded by crossover and mutate, exactly like the nature evolution to seek the best chromosome to survive. In this final paper, the solving has shown that less resource was got rather than the Gant Chart method. By the Gant Chart method its required almost a month reading to read all of electrical meters in the south of Kota use of 27 persons of meter marker, but by the genetic method only need 20 meter marker and only need around ten days. The Problem in this research only in computational resource.

PSI : RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK AKADEMI KEBIDANAN NAHDLATUL ULAMA TUBAN

Sistem Informasi Akademik di dalam Akademi Kebidanan memegang peranan yang sangat penting dalam pengelolaan data mahasiswa, jadwal kuliah dan data dosen. Pada sistem ini setiap data yang berhubungan dengan data akademik akan dicatat kedalam sistem. Permasalahan dari Proyek Sistem Informasi ini adalah bagaimana membuat sebuah program atau software yang dapat menangani segala proses dari mulai pendaftaran, penilaian dan penjadwalan kuliah yang terintegrasi satu dengan yang lainnya sehingga segala proses yang ada dapat dilakukan dengan cepat, tepat dan mudah. Proses pembuatan sistem dimulai dari menganalisis sistem yang sedang berjalan. Hasil analisis diubah ke dalam bentuk document flow yang dibagi berdasarkan proses-proses transaksi yang ada. Dari document flow inilah dikembangkan sebuah sistem baru yang kemudian dituliskan ke dalam sistem flow. Dengan diterapkannya sistem ini pada Akademi Kebidanan NU (Nahdlatul Ulama) Tuban, maka diharapkan dapat mengurangi kesalahan-kesalahan pencatatan atau hilangnya dokumen – dokumen yang mungkin dapat terjadi. Sistem ini juga diharapkan dapat lebih mempercepat proses pembuatan laporan yang pada akhirnya dapat membantu pihak mengambil keputusan untuk lebih meningkatkan kinerja.

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SIMULASI PEMBACAAN IMAGE ATAU GAMBAR PLAT NOMOR KENDARAAN

Simulsi Pembacaan Image atau Gambar Plat Nomor Kendaraan. Skripsi Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Nusantara PGRI Kediri . Pada Umumnya system pencatatan plat nomer mobil saat ini sudah baik, yaitu pencatatan manual plat nomer kendaraan yang dilakukan oleh kasir pada media karcis, yang terbaru saatini mulai digunakan media kamera dan computer namun tetap saja pencatatan plat nomer kendaraan masih dilakukan secara manual olehkasir, dengan melakukan pencatatan berulang kali pastilah timbul suatu kejenuhan yang dikhawatirkan akan mempengaruhi konsentrasi kasir dalam melakukan pencatatan plat nomer kendaraan. Dalam proyek akhir ini dibuat sebuah sistem untuk membaca sebuah plat nomer dengan menggunakan metode Get Image Chars. Dalam system ini juga terdapat operasi negasi dan juga operasi cropping sebagaipendukungdarimetodemendeteksiposisi plat nomer dengan metode Get Image Char.Operasi negasi berfungsi pada saat setelah image plat di inputkan maka image tersebut terlebih dahulu harus di negasikan yang kemudian dilakukan proses cropping setelah itu dilakukan proses Get Image Chars untuk merubah daribentuk image plat motor menjadi teks atau karakter. Tingkat keberhasilan system pembacaan plat nomer motor adalah ±25% sampai ±100% dari 4 sample data yang sebelumnya telah ditentukan terlebih dahulu. Kata Kunci : Simulsi Pembacaan Image atau Gambar Plat NomorKendaraan, Sistem Pendukung Keputusan.

ERP SOFTWARE SELECTION OPTIMIZATION USING MULTI CRITERIA DECISION MAKING FUZZY-AHP AND TOPSIS

Proses penggunaan perangkat lunak ERP pada sebuah
perusahaan terdiri dari tiga bagian yakni proses pemilihan
proses implementasi dan proses evaluasi. Proses pemilihan
perangkat lunak merupakan faktor yang sangat penting untuk
menunjang keberhasilan pada proses selanjutnya. Untuk memilih
perangkat lunak ERP diperlukan sebuah teknik Multi Criteria
Decision Making MCDM. Pada tugas akhir ini metode yang
digunakan yakni Fuzzy-AHP dan TOPSIS.
Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik kriteria yang
digunakan pada MCDM berdasar ISOIEC 25022 Software
Measurement of Quality in Use. Kriteria ini menunjukkan kualitas
sebuah sistem ketika digunakan. Teknik business process matching
dengan Beehivez digunakan sebagai salah satu pengukuran
kriteria.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode tersebut berhasil
diimplementasikan pada sistem.

APLIKASI PROGRAM WARTEL DI WARTEL “XYZ” JOMBANG

Dunia semakin sempit, itulah istilah yang sering di ungkapkan orang_ orang, karena semakin berkembangnya dunia informasi dan komunikasi. Di Amerika pada saat ini sedang dilaksanakan pemilihan presiden, saat itu luga dapat diikuti dan disaksikan langsung kejadian tersebut, contoh ini menuniukkan betapa cepatnya siklus informasi. Dalam perkembangan teknologi akan komputerisasi sangat berperan aktif dalam segala aspek kehidupan, manusia menciptakan sebuah komputer untuk mempermudah pekerjaan. penggunaan informasi melalui komputer merupakan kebutuhan dasar yang penting dalam mengatasi hampir setiap masalah yang rutin dan komplek. Salah satu komunikasi yang diaplikasikan oleh komputer adalah sistem informasi, dengan adanya sistem informasi melalui telepon, manusia dengan mudah, cepat dan efisien untuk mendapat atau memberikan informasi dari tempat satu ke tempat yang lain. Dalam perkembangan teknologi dan informasi tersebut, mendorong wartel “xYz” untuk selalu mengembangkan usahanya yaitu dengan melakukan sistem komputerisasi dimana pencatatan-pencatatan yang dulu dilakukan secara manual mulai saat ini sudah dilakukan oleh komputer seperti halnya pencatatan pulsa, harga sampai pencatatan data laporan dari hasil yang diperoleh oleh wartel “XYZ”. Dari adanya suatu permasalahan-permasalahan yang timbul di atas sangat mendorong penulis untuk melakukan komputerisasi yang khususnya melalui program aplikasi wartel dengan bantuan software Visual Basic 5.0 dan pemrograman database access yang mana dapat membatu penulis pada khususnya dan pembacapada umumnya dalam mengaplikasikan program wartel, sehingga dapat meningkatkan ef,tsien dan efektivitas kerja dalam dunia bisnis.

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS USULAN PEMILIHAN USAHA SAMPINGAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE TOPSIS

Saat ini hampir sebagian besar masyarakat melakukan bisnis usaha sampingan, dengan tujuan untuk mendapatkan penghasilan tambahan diluar pekerjaan tetap. Tidak heran jika selalu muncul beragam inovasi baru usaha sampingan, yang membuat masyarakat bingung untuk menentukan usaha sampingan apa yang sekiranya dapat memberikan keuntungan lebih, dan mendukung kesejahteraan keluarga terutama dalam hal keuangan. Karena itu perlu diperhatikan juga kriteria-kriteria yang sangat berpengaruh dalam menjalankan usaha tersebut, seperti bidang usaha, lokasi yang tepat, adanya pelanggan, ketenagakerjaan dan modal yang tersedia untuk memulai usaha. Tujuan pembuatan tugas akhir ini adalah membuat suatu aplikasi berbasis web yang dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menentukan usaha sampingan apa yang baik untuk dijalankan. Dan aplikasi berbasis web merupakan sistem yang paling sesuai untuk permasalahan tersebut. Dengan kemudahan akses internet saat ini membuat siapa pun dapat menggunakan aplikasi ini. Adapun metode yang digunakan adalah metode TOPSIS. Kesimpulan yang dapat diambil dari sistem penentuan usaha sampingan adalah sistem dapat memberikan salah satu solusi bisnis yang menguntungkan bagi user terutama dalam penentuan keputusan usaha sampingan apa yang tepat untuk dijalankan dengan menggunakan metode TOPSIS.

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI TEBANGAN HUTAN JATI PADA PERUM PERHUTANI KPH MALANG MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Tugas Akhir ini bertujuan membuat suatu perangkat lunak yang dapat memvisualisasikan peta hutan berdasarkan: kelas umur perusahaan, kelas hutan, bonita (tingkat kesuburan tanah), bentuk lapangan, jenis tanaman, tanah yang layak untuk ditanami jati, hutan jati berdasarkan umur mulai tebang dan hutan jati layak tebang. Selain itu perangkat lunak tersebut dapat juga digunakan untuk melakukan pencarian berdasarkan kriteria yang dimasukkan (nama sungai dan nama petak). Fasilitas buffer juga diberikan untuk melakukan pencarian berdasarkan jarak yang dimasukkan dari titik yang telah ditentukan oleh user untuk mengetahui lokasi terdekat anak petak yang bisa ditanami jati. Perangkat lunak ini menggunakan metode Cutting Time Test untuk melakukan perhitungan jangka waktu penebangan berdasarkan daur yang telah ditetapkan untuk mengetahui jumlah etat (volume hasil tebangan pertahun perusahaan) apakah sudah maksimal atau belum, akan tetapi tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN MENGGUNAKAN BACKPROPAGATION UNTUK PREDIKSI TINGKAT PENGANGGURAN DI PROPINSI JAWA TIMUR

Pihak yang terkait dengan ketenaga kerjaan di harapkan mampu memprediksi tingkat pengangguran untuk dapat menentukan jumlah lapangan kerja yang harus di sediakan untuk menampung jumlah pengangguran yang ada. Pola data pengangguran periode masa lalu yang di masukkan kedalam sistem dilakukan proses pelatihan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan metode pembelajaran backpropagation. Setelah dilakukan proses pelatihan, sistem akan menghasilkan bobot-bobot yang akan digunakan untuk memprediksi tingkat pengangguran pada periode tahun-tahun selanjutnya. Hasil yang di peroleh sistem dengan skala pengukuran kesalahannya menggunakan Mean Absolute Persentage Error (MAPE) dibandingkan dengan metode Eksponensial Smoothing maka di dapat hasil untuk tahun prediksi 2003 adalah 22.54% untuk metode Eksponential Smoothing dan 7.67% untuk metode Jaringan Syaraf Tiruan dan untuk tahun prediksi 2004 adalah 9.07% untuk metode Eksponential Smoothing dan 8.26% untuk metode Jaringan Syaraf Tiruan.

RANCANG BANGUN APLIKASI ALGORITMA MULTI CRITERIA DECISION MAKING PROSES PEMBELIAN SAHAM INDEKS LQ45

Melihat kondisi perekonomian nasional yang tidak menentu membuat para investor dan pemain saham atau pialang, menjadi lebih berhati – hati dalam melakukan transaksi pembelian saham. Hal ini disebabkan seorang investor dan pialang harus mampu mengambil keputusan dalam pembelian saham. Banyaknya kriteria yang ada sering diikuti dengan tersedianya lebih dari satu pilihan saham yang dapat memenuhi kriteria-kriteria tersebut. Oleh karena itu, penulis membuat suatu sistem pendukung keputusan yang nantinya dapat membantu para investor dalam mengambil keputusan saham mana yang paling optimal memenuhi kriteria – kriteria yang telah ditetapkan. Pada penelitian ini permasalahan yang ada masuk dalam konteks Multi-Criteria Multi-Alternatif Multiple-Participant Decision Making, sehingga penyelesaiannya membutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang bersifat kelompok atau yang dikenal dengan Group Decision Support System. Hasil uji coba sistem atas penelitian beberapa saham yaitu saham H M Sampoerna Tbk, Indosat Tbk, Semen Gresik, dan Telekomunikasi Indonesia untuk dinilai oleh beberapa expert, memberikan sebuah saran pemilihan saham dimana saham Indosat Tbk sebagai saham terbaik, dan hal tersebut ditunjukkan dengan menggunakan gambar grafik sehingga pengguna dapat lebih mudah memahami kesimpulan dan saran yang diberikan oleh sistem.

PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN DATA IKLIM DENAGN PEMODELAN OBJECT RELATIONAL BERBASIS WEB(STUDI KASUS : BALAI BESAR METEROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA WILAYAH II)

BBMKG Wilayah II sebagai salah satu balai yang bertugas membawahi stasiun-stasiun pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika 3 (tiga) pulau di Indonesia yaitu, pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan memiliki aset berupa data hasil pengamatan stasiun yang jumlahnya kurang lebih terdapat puluhan ribu data. Karena data yang ada berupa data persatuan jam. Pengelolaan database IKLIM di BBMKG Wilayah II sudah terkomputerisasi dalam hal peng-inputan data hasil pengamatan stasiun, data iklim, dan pembuatan laporan kegiatan. Namun aplikasi tersebut masih memiliki kekurangan diantaranya masing-masing aplikasi ini belum terintegrasi satu sama lainnya. Oleh karena itu penulis mengusulkan pengembangan Sistem Manajemen Data Iklim berbasis Web yang dapat mengatasi masalah-masalah yang ditemukan pada sistem sebelumnya. Pengembangan yang dilakukan pada Sistem Manajemen Data Iklim ini adalah mengintegrasikan antara data hasil pengamatan stasiun, data Iklim yang meliputi data angin, suhu, kelembapan, tekanan udara, lama penyinaran, dan curah hujan, serta kemudahan dan keakuratan dalam mendapatkan informasi, tersedianya laporan yang lengkap, dan aplikasi yang dapat diakses dalam waktu yang bersamaan. Dalam pengembangan sistem ini, penulis menggunakan metodologi Waterfall (Sequence Linear) sebagai alur dari pengembangan sistem. Dan Unified Modelling Language (UML) sebagai tools dalam analisis maupun perancangannya. Sistem Manajemen Data Iklim ini telah diuji menggunkan metode pengujian perangkat lunak dengan pendekatan black box testing dan menghasilkan hasil yang sesuai. Harapannya, penelitian ini dapat membantu BBMKG Wilayah II khususnya Sub Bidang Manajemen Data dalam pengelolaan data hasil pengamatan stasiun yang lebih baik sehingga data iklim dan laporanpun bisa lebih dioptimalkan dan aktivitas pegawai dalam mengelola data hasil pengamatan stasiun ini bisa lebih efektif dan efesien dalam menghasilkan informasi yang akurat.