RevenueHits, Penghasil Dollar Terbaik Selain Adsense!

1 KALI DAFTAR, LANGSUNG APPROVE! PENDAPATAN TIDAK KALAH DENGAN ADSNSE!

Penghasil Dollar Terbaik, selain Adsense, penghasilan berdasarkan Cost Per Action (CPA) jadi tergantung keterlibatan dari pengguna.

Berikut ini panduan pendataranya:

 

Segera Daftar disini DAFTAR

Selamat dari Badai “Coli”

 

Kematian akibat Escherichia coli dapat dicegah dengan:

  1. Menjaga kebersihan sanitasi dengan pencucian di waktu pagi dan sore (TMAO) atau flushing pagi dan sore (Nipple),
  2. Pemberian obat anti coli setelah 2 hari DOC datang, contoh obat anti coli, colamox, colibact selama 4 hari berturut-turut,
  3. Mulai usia 2 minggu, pemberian antisep pada air minum (dosis minum) 2-3 jam pada saat pergantian air minum/obat di pagi dan sore hari.
  4. Setelah usia diatas 2 minggu, Semprot kandang secara berkala dengan antisep (dosis sterilisasi kandang) pagi/sore setiap 3 hari sekali, untuk meminimalisir penularan bakteri melalui feses (kotoran),
  5. Jika terjadi gejala coli di usia lebih dari 2 minggu, segera diatasi dengan pemberian obat anti coli.

Salam Sukses!

Prinsip Pertumbuhan Optimal Broiler!

Pertumbuhan yang optimal, akan meningkatkan performance broiler, berikut ini adalah prinsip-prinsip untuk mencapai pertumbuhan optimal:

  1. Sterilisasi kandang dari bakteri(gunakan antiseptik/formalin/chlorin)
  2. Suhu Optimum, minggu 1 ~ 32, minggu 2 ~ 30, minggu 3 ~ 28, minggu 4 ~ 26. Gunakan kipas dan atau blower untuk merekayasa suhu.
  3. Kepadatan tiap meter persegi, minggu 1 ~ 50 ekor, minggu 2 ~35 ekor, minggu 3~20 ekor, minggu 4~12 ekor, minggu 5~8 ekor.
  4. Pelebaran jika usia < 4 minggu, Penjarangan jika usia > 4 minggu
  5. DOC masuk diberi elektrolit (bisa gula) 2x minum (pagi & sore), setelah itu beri dengan antibiotik di pagi hari untuk meminimalisir bakteri dari indukan, sore wajib diberi air putih. selama 4 hari berturut-turut.
  6. Pemberian probiotik dilakukan sore hari, setelah usia >=3 minggu.
  7. Pengobatan harus diimbangi sterilisasi saat produksi .

Tempat Minum Berlendir, Bahaya! Segera Atasi!

Pencucian Tempat Minum, wajib dilakukan tiap pagi dan sore, untuk mencegah penyebaran berbagai macam penyakit. salah satu kondisi berbahaya pada tempat minum adalah adanya lendir, terasa licin, hal ini sangat berbahaya, karena bisa menimbulkan penyebaran berbagai macam penyakit.

Apabila pada tempat minum berlendir, maka segera atasi dengan melakukan hal berikut ini!

  1. Kosongkan Tandon minum, lakukan pembersihan,
  2. Bersihkan tempat minum otomatis dengan air bersih sehingga tidak berlendir lagi.
  3. Berikan minum dengan takaran akan habis pada waktu 3 jam, terdiri dari Air Putih dicampur dengan antisep.
  4. Lakukan penyemprotan pada kandang, ayam, dan tempat minum pada sore/pagi hari.

Ada baiknya pembersihan dilakukan 5 hari sekali, atu lakukan saat pergantian obat/vitamin/suplemen.

Demikian tips apabila ditemukan tempat air minum berlendir, semoga sukses selalu!

Bila Ayam Senang Makan, Gimana Solusinya?

Ada beberapa jenis broiler yang memiliki tingkat konsumsi pakan yang tinggi, apabila ada kekuatiran jumlah pakan yang dikonsumsi melampaui batas, berikut ini langkah-langkah solusinya:

1. Beri campuran jagung dan tepung ikan

2. pemberian makan 1x waktu sore hari, dengan perkiraan habis besok sore.

3. pengaturan puasa, berikan makan dengan jumlah habis 2 jam sebelum pengisian kembali.

4. di waktu malam hari, berikan minum air gula, air gula mengandung karbohidrat instant, yang menjadikan ayam lebih awet kenyang dan pencernakan bisa menyerap pakan secara optimal.

Bercak Darah di Kandang, Bahaya!

Apabila anda menemukan bercak darah, segera lakukan analisa dan penanganan tepat,

Ada 2 kemungkinan jika anda menemukan bercak darah atau ayam mati dengan ada adarah di mulutnya, kemungkinanya yaitu:

1. Malaria. cirinya di mulut ayam keluar darah, disertai bintik-bintik merah di tubuh. cara mengatasi dengan maladex, Duracox atau juz daun pepaya.

2. Malaria Like, cirinya di mulut keluar darah, tapi tidak ada bintik merah pada tubuh. untuk menanggulangi, berikan Leucomas, berikan selama 5 hari,

Moga sukses!

Bahaya, Elektrolit jangan diberikan saat cuaca panas!

Saat cuaca panas, jangan diberikan elektrolit, mengapa tidak boleh?

Jawab :

Elektrolit mengandung zat gula dan garam, apabila diminumkan broiler saat cuaca panas, rasa haus pada broiler tidak akan teratasi, sehingga broiler cenderung untuk minum terus-menerus, dimana hal ini bias mengakibatkan masalah berikutnya, misalnya cekrek.

Apa minuman yang tepat saat cuaca panas?

Jawab:

Saat cuaca panas, minumnya air putih, mulai jam 08.00-15.00, itu akan lebih aman, dan rasa haus ayam akan segera terobati, dan tidak menimbulkan masalah lain berkelanjutan.

Kapan sebaiknya elektrolit diberikan?

Jawab:

Elektrolit sebaiknya diberikan di sore hari, dengan takaran sesuai dosisnya, itu akan mencegah dehidrasi dan mengganti cairan tubuh yang hilang, akibat cuaca panas.

 

Berbagai Macam Teknik Menanggulangi Bau dan Lalat

Bau dan lalat merupakan masalah klasik pada kandang open house, namun demikian hal ini dapat diminimalisir dengan cara-cara berikut ini!

  1. ANTISEP. Semprot kotoran/galar/lantai dengan Antisep, hal ini sangat ampuh untuk mengurangi bau kotoran, selain itu juga membasmi berbagai macam bibit penyakit dan bakteri yang bisa menyebabkan penularan ke ayam sehat, lakukan penyemprotan berkala antara 4-7 hari sekali, tergantung situasi dan kondisi.
  2. EM4. campurkan EM4 pada minuman di saat malam hari, EM4 adalah probiotik yang membantu mengurai kotoran dan meminimalisir amoniak, selain itu EM4 juga bermanfaat untuk membantu pencernakan di usus ayam, sehingga makanan dapat terserap dengan lebih baik dan diharapkan dapat meningkatkan performance.
  3. MPON-MPON. berikan mpon-mpon seperti kunir, kencur, jahe, daun pepaya, setiap 5-7 hari sekali, tujuanya adalah untuk meningkatkan metabolisme ayam, dan meningkatkan daya tahan tubuh. dosisnya 1gram tiap 1 lt air. setiap pemberian mpon-mpon di sore hari dan malam harinya berikan air putih, untuk mengimbangi cepatnya metabolisme ayam, agar ayam tidak dehidrasi.
  4. GAMPING/DOLOSIT. Taburi serbuk gamping/dolosit pada dasar tanah bawah kandang, untuk mengurangi tumbuhnya bakteri dan lalat.
  5. SIMPAN LITTER BROODING. Jika turun sekam (usia 14-17) jangan langsung dibuang di bawah kandang, tapi dimasukkan ke dalam zak, dan dijauhkan dari kandang.(diolah menjadi pupuk/biogas juga bisa), selain itu lakukan pengambilan kotoran pada usia 24 hari.
  6. TIMBUN. Timbun kotoran sebelum dikeruk menggunakan abu pembakaran.
  7. PREMIX. Gunakan premix(campuran tambahan pakan) yang gunanya khusus untuk mencegah berkembangnya larva lalat dan membuat kotoran kering.

Lihat Kotoran,dan Temukan solusi penyakitnya!

Pullorum

Warna Putih, disebut juga “Pembunuh diam-diam!”


Kholera

Warna Hijau,


Koksi

Mencret

Gunakan antibiotik, untuk menangani, semprot kandang dengan antiseptik, pemberian minum saat pergantian dengan antiseptik, tambahkan air gula di malam hari dan probiotik.